STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Kepala Tata Usaha UPT PBB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Rachmat, menghadiri undangan dari Dinas Penataan Ruang Kota Makassar terkait implementasi Platform Operasi Cerdas SAAS City Companion. Acara tersebut berlangsung di Arthama Hotel Makassar, Rabu, (15/1/2025).
Rachmat mengungkakan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi dalam mengimplementasikan teknologi cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. “Dengan adanya platform SAAS City Companion, kita dapat memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pengelolaan data dan informasi yang berkaitan dengan penataan ruang kota,” ujarnya.
Platform SAAS City Companion dirancang untuk membantu pemerintah daerah dalam mengelola berbagai aspek kota, termasuk perencanaan tata ruang, pengelolaan infrastruktur, dan pelayanan publik. Rachmat menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan kota.
Selama acara, peserta diberikan penjelasan mendalam mengenai fitur-fitur yang ditawarkan oleh SAAS City Companion. Beberapa fitur tersebut mencakup pemantauan real-time, analisis data, dan sistem pelaporan yang dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan. “Kami percaya bahwa dengan memanfaatkan platform ini, kita dapat menciptakan kota yang lebih cerdas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambah Rachmat.
Acara ini juga menjadi ajang diskusi antara peserta mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam implementasi teknologi di sektor publik. Rachmat mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam proses ini, dengan berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif yang dapat mendukung keberhasilan implementasi SAAS City Companion.
Dinas Penataan Ruang Kota Makassar berharap bahwa dengan adanya dukungan dari Bapenda dan instansi lainnya, implementasi platform ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam penataan ruang kota dapat dipantau dan dievaluasi dengan baik,” ungkap salah satu perwakilan dari Dinas Penataan Ruang.
Rachmat menegaskan komitmen Bapenda untuk terus mendukung inisiatif ini. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk berkolaborasi dengan semua pihak dalam mewujudkan kota Makassar yang lebih baik melalui teknologi,” jelasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan Makassar dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam penerapan teknologi cerdas untuk pengelolaan kota yang lebih efektif. (dyt/adk)











