STARBEWSID COM, PANGKEP — Melaksanakan ibadah haji sebagai rukun Islam yang kelima adalah puncak spritualitas dari umat muslim.
Hal tersebut dikatakan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinisi Sulawesi Selatan Khaeroni ketika membuka kegiatan bimbingan manasik haji tingkat Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa 7 Juni 2022.

“Kita harus banyak bersyukur setelah 2 tahun tidak bisa memberangkatkan jemaah haji karena pandemi. Jika dulu 3 jutaan jemaah haji memadati Mekah dan Madinah sekarang hanya 1 juta saja. Indonesia yang dulunya memberangkatkan 210 ribu jemaah sekarang hanya tinggal 100 ribu 51 jemaah. Karena itu bapak ibu harus banyak-banyak bersyukur karena bisa berangkat tahun ini. Luruskan niat dan benar-benar fokus untuk beribadah selama berada di tanah suci,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Kab. Pangkep, Nur Haliq dalam laporannya menyampaikan bahwa JCH Kab. Pangkep yang berjumlah 138 orang akan diterbangkan ke tanah suci dalam 2 kali pemberangkatan, yaitu 45 JCH di kloter 12 pada 26 Juni 2022 dan 93 JCH di kloter 16 pada 1 Juli 2022.
Lebih lanjut Nur Halik menguraikan profesi 138 JCH asal Kab. Pangkep yakni, PNS 11 orang, guru 23 orang, aggota POLRI 1 orang, pegawai swasrta 24 orang, pegawai BUMN 5 orang, pensiunan 9 orang, petani 8 orang dan ibu rumah tangga 56 orang serta mahasiswa 1 orang.

Kegiatan yang mengusung tema Melalui Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Pangkep 1443 H/2022 M Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengetahuan Jemaah Haji Menuju Haji Mabrur ini, selain dihadiri Kakanwil dan Kakan Kemenag Kab. Pangkep beserta jajaran, juga hadir KabId PHU Kanwil Ksmenag Sulsel Ikbal Ismail, Unsur Forkopimda Kab. Pangkep dan Pimpinan Cabang BSI Kab. Pangkep. (*)











