STARNEWSID.COM,PARANGLOE—Batas Desa Belapunranga (Belpur) dan Belabori, Kecamatan Parangloe, Gowa butuh atensi polisi. Belakangan ini, batas kedua desa bertetangga itu rawan aksi pemalakan.
Sudah ada beberapa sopir jadi korban pemalakan saat melintas di Dusun Baeka, yang menjadi batas Desa Belapunranga dan Belabori.
Aksi pemalakan tersebut mengundang keresahan warga. Salah seorang warga setempat bernama Syamsuddin menuturkan, aksi pemalakan terjadi pada siang dan malam hari.
Syamsuddin mengungkapkan, pelaku pemalakan beraksi dalam keadaan teler.
“Baru-baru ini, ada dua sopir dipalak saat melintas di lokasi,” ungkap Syamsuddin, Senin, 26 Juni 2023.
Syamsuddin meminta, agar aparat kepolisian menindak tegas aksi pemalakan yang meresahkan sopir dan warga setempat itu.
“Kami harap aparat terkait dalam hal ini kepolisian menindak para pelaku pemalakan. Sebab sudah meresahkan,” pintanya.
Kapolsek Parangloe, Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Tang yang dikonfirmasi mengaku sampai saat ini belum ada laporan terkait aksi pemalakan di Batas Desa Belapunranga-Bellabori.
Baik itu masyarakat, aparat desa, maupun dari anggota bhabinkamtibmas/babinsa serta Intel.
“Sampai saat ini belum ada laporan Dinda terkait itu (aksi pemalakan,red),” dalih Tang.
Namun demikian, mantan Kasat Lantas Polres Palopo itu berjanji akan menindaklanjuti hal itu. “Kita perjelas dan segera selidiki,” tandasnya.(rus)












