STARNEWSID.COM, BULUKUMBA —- Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) melaksanakan kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Jumat 22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni di SMP Satap 1 Kajang dan dilanjutkan setelah salat Jumat di SMP Satap 1 Herlang. Dua kecamatan ini adalah kecamatan yang ketujuh dan kedelapan dari 10 kecamatan untuk pelaksanaan sosialisasi.
Menariknya, kegiatan ini menghadirkan para ayah atau orang tua siswa bersama anak-anak mereka di dalam kelas untuk mengikuti materi secara langsung dari para narasumber.
Suasana kebersamaan antara orang tua dan anak terlihat hangat dan penuh antusias selama kegiatan berlangsung. Dalam dialog, para orang tua juga diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman dalam memberikan pengasuhan kepada anak anaknya sekaligus menjadi ruang refleksi dan introspeksi diri.

Dalam pemaparannya, Andi Ayatullah Ahmad menjelaskan bahwa Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) merupakan program yang mendorong ayah untuk lebih peduli dan aktif dalam pengasuhan anak bersama ibu. Program ini menyasar calon ayah hingga ayah dengan anak usia remaja.
Ia juga mengungkapkan bahwa fenomena fatherless atau minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak menjadi tantangan serius saat ini.
Berdasarkan data yang dipaparkan, Indonesia masuk negara dengan tingkat fatherless tertinggi ketiga di dunia, sementara Sulawesi Selatan berada pada urutan kedelapan nasional dengan angka 28,1 persen.

“Seorang ayah bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga harus menjadi teladan, sahabat, dan pendamping tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah dalam kehidupan anak sangat menentukan pembentukan karakter dan mental anak,” ungkap Andi Ayatullah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Bulukumba Andi Herfida Muchtar mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak sejak dini dan meluangkan waktu berkualitas bersama keluarga.
“Ayah atau suami harus berbagi peran pengasuhan anak dalam keluarga. Jangan hanya dibebankan kepada istri,” pintanya.
Sedangkan Kepala DP2KBP3A Bulukumba Andi Mappatunru Asnur menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Siaga Kependudukan dan sosialisasi GATI menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun keluarga berkualitas dan memperkuat peran pengasuhan dalam keluarga.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap kesadaran para ayah untuk terlibat aktif dalam pendidikan dan pengasuhan anak semakin meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan berkualitas.(*)











