STARNEWSID.COM, BULUKUMBA — Peringatan HUT ke-77 PGRI Hari Guru Nasional di Kabupaten Bulukumba, berlangsung meriah. Sebanyak 9 ribu Guru tumpah ruah mengikuti upacara di Stadion Mini Bulukumba, Rabu, 21 Desember 2022.
“Sekitar 9 ribuan yang hadir hari ini berdasarkan absensi kemarin. Mulai dari guru TK, SD, SMP dan SMA. ASN maupun Non ASN, serta tenaga kependidikan dan pengawas,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Andi Buyung Saputra.
Ia menjelaskan bahwa peringatan Hari Guru Nasional di Bulukumba kali ini, merupakan momen spesial bagi guru. Sebab, itu pertama kali bagi guru berkumpul dalam satu tempat untuk upacara.
“Biasanya upacara peringatan Hari Guru hanya diikuti oleh perwakilan-perwakilan sekolah saja. Sekarang, semua guru dapat merasakan secara langsung peringatan Hari Guru ini,” katanya.
Andi Buyung mengemukakan semangat di balik peringatan Hari Guru ini. Pertama, guru-guru diharap dapat bersatu mewujudkan merdeka belajar sebagai program nasional.


“Program ini satu siswa satu tanaman produktif. Tadi, kita sudah MoU (Memorandum of Understanding) dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, disaksikan Bapak Bupati. Program ini harus berkelanjutan karena menjadi bagian dari kurikulum,” ujarnya.
Sementara, Ketua PGRI Kabupaten Bulukumba, Sahiruddin menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bulukumba. Ia menyebut, kesuksesan HUT ke-77 PGRI ini, berkat supporting dari Bupati-Wabup, serta Disdikbud Bulukumba.
“Kita harap Hari Guru Nasional dan HUT PGRI tahun ini, dapat menjadi motivasi bagi guru untuk semakin meningkatkan kualitasnya dalam mengemban amanah sebagai front terdepan dalam mencerdaskan anak-anak dan mewujudkan generasi emas,” imbuhnya.

Dalam proses pendidikan, katanya, guru menjadi aktor utama yang memainkan peran penting pada berbagai episode pendidikan.
“Guru adalah jembatan emas bagi generasi muda yang akan melanjutkan episode pembangunan daerah Kabupaten Bulukumba ke depan,” kata bupati yang akrab disapa Andi Utta.
PGRI, lanjut Andi Utta harus lebih mengedepankan sikap terbuka dan inklusif, dengan memegang teguh etika, saling menghormati dalam spirit organisasi yang mandiri.


Sekadar diketahui, upacara peringatan Hari Guru Nasional juga dihadiri oleh Ketua DPRD yang diwakili oleh H Safiuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.













