Akibat Salah Urus dan Terbengkelai, Andi Amran Sulaiman Siap Selesaikan Stadion Barombong

Proyek Stadion Barombong, salah urus dan terbengkelai. Miliaran rupiah digelontorkan tapi tidak bisa dimanfaatkan.
Dibangun tapi dimanfaatkan karena masih Terbengkelai. Salah siapa?

STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Komisi IV IKA Unhas dipimpin Andi Dr Syahrum Makkuradde dan Munafri Arifuddin merampungkan pembahasan usulan program kerja kepengurusan IKA Unhas 2022-2026.

Rapat kerja Komisi IV yang membidangi Seni Budaya, Olahraga, dan Masyarakat Milenial ini digelar di Hotel Novotel, Jlalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (4/6/2022).

Bacaan Lainnya

Pertemuan praraker tersebut dihadiri 30 pengurus dan dibuka Wakil Ketua Umum Andi Syahrum Makkuradde didampingi Wakil Sekjen Munafri Arifuddin.

Acara diawali perkenalan dipandu Wasekjen Munafri Arifuddin, dilanjutkan pemaparan rancangan program oleh para Ketua Bidang, yakni Bidang Seni Budaya, Olah Raga, dan Masyarakat Milenial.

Ketua Umum IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, dalam arahannya mengharapkan pemuda milenial, khususnya mahasiswa, mendapatkan pelatihan sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki.

Stadion Barombong yang bengkelai nasibnya. Masih adakah yang peduli?

Menurut Andi Amran Sulaiman, generasi milenial akan menentukan masa depan kepemimpinan politik dan ekonomi bangsa Indonesia.

“Pernyataan Pak Ketum mengingatkan kita pada perkataan Bung Karno, Berikan aku 10 pemuda, maka aku akan mengguncang dunia,” kata Andi Syahrum Makkuradde.

Stadion Mattoanging tinggal kenangan

Dalam hal pembinaan Olah Raga, Andi Amran Sulaiman memahami rendahnya prestasi atlet Sulsel.

“Dalam persepakbolaan, Andi Amran Sulaiman akan berkontribusi dalam penyelesaian Stadion Barombong, yang saat ini terbengkalai akibat salah urus pengelola proyek,” kata Munafri Arifuddin.

Bidang Seni Budaya juga mendapat perhatian Ketum. Beliau meminta para ahli dan pegiat budaya secara proaktif dalam menumbuhkan kembali (revitalisasi) nilai-nilai utama masyarakat Bugis-Makassar.

Nilai-nilai budaya seperti Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakainge (saling mengingatkan), Sipakalebbi (saling memuliakan), dan solidaritas (mali’siparappe‘, malilusipakainge‘) sangat diperlukan untuk mengimbangi kebebasan berpendapat yang tidak produktif, dan cenderung destruktif, saling menjatuhkan.

 

 

 

 

 

Suporter PSM bentang spanduk di Stadion BJ Habibir, Parepare, sindir kota dunia yang tak punya stadion. Bravo Suporter PSM. Ewako!!! Selain itu, Andi Amran Sulaiman mengharapkan adanya kolaborasi seni-budaya yang bergaung secara nasional dan internasional. Salah satunya dengan melakukan Napak Tilas Syekh Yusuf.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *